Internasional

Guatemala Izinkan Pelancong yang Telah Divaksin Covid-19 Masuk Tanpa Karantina

Guatemala juga mengizinkan pelancong yang belum divaksin untuk masuk dengan menunjukkan bukti negatif rapid test antigen atau RT-PCR.

Editor: Isvara Savitri
Freepik.com
Ilustrasi Guatemala. 

TRIBUNMANADOTRAVEL, GUATEMALA - Dilansir dari Travel Off Path, kini ada 10 negara yang membuka akses masuk bebas karantina tanpa tes viurs corona (Covid-19) bagi pelancong yang sudah divaksin.

Terbaru, Guatemala menerapkan kebijakan serupa.

Bagi pelancong yang bisa menunjukkan bukti bahwa dirinya sudah divaksin Covid-19 akan diizinkan masuk tanpa pembatasan.

Syaratnya, dosis terakhir dari vaksin tersebut diterima tidak kurang dari dua minggu sebelum tanggal kedatangan.

Selain itu Guatemala juga memberikan peraturan baru bagi pelancong yang tidak divaksin maupun tidak ingin divaksin.

Candi piramida kuno yang dibuat oleh Suku Maya di Guatemala.
Candi piramida kuno yang dibuat oleh Suku Maya di Guatemala. (Freepik.com)

Aturan masuk ke Guatemala kini tak lagi terlalu dibatasi.

Beberapa di antaranya adalah, bisa menunjukkan hasil bukti negatif tes rapid test antigen atau RT-PCR yang diambil paling lama tiga hari sebelum keberangkatan.

Bisa juga menunjukkan bukti telah sembuh dari Covid-19.

Diagnosa positif Covid-19 harus terjadi dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Pelancong juga harus menunjukkan bukti dengan sertifikat kesehatan dari klinik atau rumah sakit tempat pelancong dirawat.

Baca juga: Susul 8 Stasiun Lainnya, Stasiun Surabaya Gubeng Layani Pemeriksaan GeNose C19

Baca juga: Mengenal Sungai Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia, Jadi Objek Wisata Unggulan

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved