Destinasi Wisata

Mengenal Sungai Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia, Jadi Objek Wisata Unggulan

Sungai Tamborasi disebut lebih pendek dibanding Sungai Kovasselva di Pulau Hitra, Norwegia.

Editor: Isvara Savitri
Wikimedia
Sungai Tamborasi di Sulawesi Tenggara merupakan sungai terpendek di dunia. 

Mata air sungai tersebut berasal dari tebing cadas tegak lurus di sela rimbunan pohon.

Baca juga: Menu Sarapan Khas Medan yang Menggiurkan, Ada Lontong Kak Lin hingga Soto Udang Kesawan

Baca juga: Ingin Rasakan Vila Terapung Seperti di Maladewa? Berikut 5 Vila Terapung di Indonesia

Dari sela-sela tebing itu keluar air tawar yang menghasilkan air warna hijau toska yang jernih di bagian hulu.

Saking jernihnya, bebatuan di dasar sungai sedalam 5 meter bisa terlihat dengan jelas.

Suhu airnya pun dingin dan berubah menjadi hangat saat mendekati muara di Laut Flores.

Hanya beberapa meter dari aliran sungai terbentang pantai berpasir putih bersih yang dinamai Pantai Tamborasi.

Pantai ini menjadi pemisah antara aliran Sungai Tamborasi dan air laut Teluk Bone.

Sungai ini dapat dijangkau dengan perjalanan darat sejauh 80 kilometer selama dua jam dari ibu kota menuju utara, melewati jalan lintas provinsi di ruas Ranteangin-Kolaka.

Jika dari Kendari, perjalanan ke Sungai Tamborasi bisa ditempuh dengan perjalanan darat sejauh hampir 300 km selama empat jam.

Penandanya sangat jelas, yaitu tulisan besar-besar warna-warni "Tamborasi Beach" yang berlatar air laut biru Laut Flores di Teluk Bone.

Di pantai tersebut ada tempat parkir yang mampu menampung sekitar 30 kendaraan roda empat atau 70 motor.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved