Internasional

Museum Bawah Air Cannes Prancis Telah Dibuka, Ada 6 Patung Topeng Seberat 9 Ribu Kilogram

Pembukaan museum ini diharapkan menarik perhatian masyarakat akan kondisi Laut Mediterania.

Editor: Isvara Savitri
Instagram @jasondecairestaylor
Salah satu patung topeng karya Jason deCaires Taylor yang ada di Museum Bawah Air Cannes, Prancis. 

Proyek Taylor berikutnya adalah pameran bawah air yang akan dibuka di Siprus akhir tahun 2021 ini.

Baca juga: Awali Hari dengan Sarapan, Berikut Rekomendasi Kuliner di Semarang

Baca juga: Nikmati Udara Sejuk Pegunungan, Berikut Harga Menginap di Bobocabin Ranca Upas Bandung 2021

Sambut Olimpiade 2024, Menara Eiffel di Paris Akan Dicat Warna Emas

Menara Effel akan memiliki wajah baru menjelang gelaran Olimpiade 2024.

Menurut laporan, landmark Kota Paris tersebut akan mengalami sedikit perubahan dalam rangka menyambut ajang olahraga internasional.

Seperti diketahui, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memutuskan untuk menunjuk Paris sebagai tuan rumah Olimpiade musim panas 2024.

Melansir laman Travel + Leisure, selama beberapa tahun ke depan, kru akan bekerja untuk menghilangkan cat dan karat yang sudah menempel selama bertahun-tahun.

Setelahnya, kru akan mengaplikasikan lapisan cat baru berwarna emas agar menara terlihat berkilau dan bersinar sepanjang hari.

Dibuka pada tahun 1889, Menara Eiffel telah dicat ulang sebanyak 19 kali.

Selama bertahun-tahun, landmark tersebut dicat dengan warna oranye terang, hijau, dan kuning.

Ini berarti bahwa kemungkinan besar sekarang menjadi waktu yang tepat untuk pembersihan mendalam dan pengecatan kembali.

Baca juga: Mengenal Sungai Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia, Jadi Objek Wisata Unggulan

Baca juga: Guatemala Izinkan Pelancong yang Telah Divaksin Covid-19 Masuk Tanpa Karantina

Rencananya, Menara Eiffel akan dicat dengan warna kuning kecoklatan yang diperbarui untuk memberikan kilau keemasan.

"Mengapa Gustave Eiffel memilih kuning-cokelat? Mungkin agar Menara Eiffel akan menggemakan seluruh kota Paris, dengan rumah-rumah batunya yang terbuat dari batu kapur," kata Pierre-Antoine Gatier, kepala arsitek untuk monumen bersejarah Prancis berbagi dengan Hong Kong Tatler.

Patrick Branco Ruivo, CEO perusahaan yang mengoperasikan menara itu, menambahkan, "Ini akan memberi warna emas pada Menara Eiffel saat Olimpiade, daripada warna yang biasa kita lihat."

Renovasi Menara Eiffel akan menelan biaya sekira 60 juta dolar atau setara dengan Rp 840 miliar.

Ini bisa menjadi tugas cukup berbahaya bagi kru karena bahaya pengelupasan cat lama yang mungkin mengandung timbal.

Pekerjaan itu mungkin akan selesai pada 2022, jauh sebelum gelaran Olimpiade dimulai.

Tampilan baru akan membuat Menara Eiffel berfungsi sebagai latar belakang yang menakjubkan untuk triathlon dan acara renang di perairan terbuka, lapor Time Out.

Daerah sekitarnya juga akan berfungsi sebagai tempat untuk acara hiburan selama pertandingan, menjadikan perubahan warna emas itu semakin penting.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Prancis Buka Museum Bawah Air, Berlokasi di Dasar Laut Mediterania.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved