KEK Pariwisata Likupang

Berharap Sandiaga Uno Menginap di Home Stay, Warga Sudah Siapkan Tinutuan dan Goroho

"Kami ingin pak Sandiaga santap goroho sambil duduk di samping Pantai Paal," beber dia.

Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Salah satu Home Stay di jalan menuju objek wisata pantai Paal di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (14/2/2021) sore. 

TRIBUNMANADOTRAVEL, MINAHASA UTARA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dijadwalkan akan mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang.

Warga Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara pun menyambutnya dengan antusias.

Untuk menyambut Sandiaga, warga mulai mempercantik home stay dan membersihkan kampung.

Dengan segala persiapan ini, warga berharap Sandiaga bisa menginap di salah satu home stay.

"Kami sudah percantik home stay, kamar sudah dibersihkan, wc juga," kata Ferry Rantung salah satu warga kepada Tribun Manado Selasa (2/3/2021) sore.

Untuk makanan Sandiaga, pihaknya siapkan Tinutian dan Pisang Goroho.

"Lengkap dengan dabu dabu," ujarnya.

Bunga aneka warna memenuhi pekarangan home stay milik Ferry Rantung di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (2/3/2021).
Bunga aneka warna memenuhi pekarangan home stay milik Ferry Rantung di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (2/3/2021). (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Alce Tatara warga lainnya mengatakan, ia menyiapkan pisang goroho untuk hidangan Sandiaga. Lauknya ikan bakar.

"Kami ingin pak Sandiaga santap goroho sambil duduk di samping Pantai Paal," beber dia.

Alce mengaku bangga dengan kedatangan Sandiaga ke KEK Likupang. 

Itu merupakan wujud dari perhatian pemerintah yang besar terhadap kawasan itu. 

"Ini dulu kawasan yang terbelakang dan miskin sekarang berkembang sampai sejauh ini," ujar dia. 

Pantai Paal di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bakal jadi bagian integral dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang.

Diketahui, KEK pariwisata Likupang masuk lima program super prioritas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca juga: Bunga Hiasi Home Stay Desa Marinsow Likupang, Siap Sambut Kedatangan Sandiaga Uno

Baca juga: Pramugari Beberkan Hal yang Tak Boleh Dilakukan di Pesawat Meski Sudah Terlalu Lelah

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno direncanakan mengunjungi kawasan KEK pariwisata Likupang pekan depan. 

Jauh sebelum jadi KEK, pantai Paal telah menjadi penghasil "cuan" bagi warga Desa Marinsow. 

Booming wisata pantai itu pada 2017 ke atas mendongkrak ekonomi masyarakat.

Warga yang sebelumnya hanya berprofesi sebagai petani, nelayan dan tukang dan bergelut pada strata terbawa, perlahan merangkak ke strata kehidupan menengah dan atas. 

"Dulu hanya satu dua warga yang punya mobil. Kini sudah hampir 20 an warga yang punya mobil," kata Jesika Bawekes kepada Tribun Manado Sabtu (27/2/2021) di pesisir pantai Paal.

Ungkap dia, rezeki datang pada warga dari usaha jual makanan di pantai serta sewa wahana permainan. 

Untung usaha jual makanan mencapai jutaan rupiah per hari. 


Jelang kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Warga bersemangat mempercantik home stay. (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

"Pernah sebuah kios sehari dapat 14 juta rupiah," ujar dia. 

Para pemuda banyak yang menjadi pemandu wahana air. 

Pendapatan mereka mencapai 300 hingga 500 ribu per hari.

"Padahal kerja mereka hanya memakaikan baju pelindung ke tamu," katanya.

Dirinya membeber, tempat usaha makanan dan wahana dikelola warga. Sementara retribusi masuk Bumdes.

"Untuk motor dipungut biaya 10 ribu. Sementara mobil 20 ribu," ujarnya.

Saldo terakhir Bumdes pada periode Oktober hingga Desember tahun lalu mencapai 100 juta rupiah.

Baca juga: Kode Rahasia Pramugari Saat Terjadi Turbulensi Agar Penumpang Tidak Takut

Baca juga: Kuliner Padang yang Tak Bisa Ditolak Kelezatannya, Ada Rendang hingga Sate Padang

"Padahal masih Covid-19," ujarnya. 

Dulunya, kata dia, desa itu begitu tertinggal dan miskin. 

Air sulit. Pekerjaan warga hanyalah petani penggarap dan nelayan dengan hasil hanya cukup untuk makan sehari. Kemudian ditemukanlah pantai itu. 

Tribun Manado pada 2014 lewat pemberitaan turut memviralkan pantai itu hingga diserbu ribuan pengunjung dan membawa cuan bagi warga.

"Dulunya pantai itu sering didatangi turis dengan helikopter. Belum ada jalan masuk. Baru ada jalan kebun. Dinamakan pantai paal karena ada paal penanda batas antar kampung di pantai itu," kata dia. 

Home stay di Desa Marinsow.
Home stay di Desa Marinsow. (Tribunmanado.co.id/Don Ray Papuling)

"Pantai ini selamatkan kami dari kemiskinan. Kami bersyukur atas berkat Tuhan yang luar biasa ini," katanya.

Di masa PPKM saat ini, pantai ditutup dan pundi uang berkurang. 

Baca juga: Selain Lezat, 5 Makanan Jepang Ini Juga Menyehatkan Lho!

Baca juga: Temui Penumpang dengan Bau Badan Tak Sedap, Seorang Pramugari Bagikan Tipsnya

Warga terpaksa menyambung hidup dengan bertani dan jadi tukang. 

Ia berharap pendemi segera berlalu dan KEK pariwisata dapat disegerakan.

"Agar masyarakat kian sejahtera," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Warga Marinsow Likupang Timur Sedia Pisang Goroho, Tinutuan dan Kamar untuk Sandiaga Uno.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved