KEK Pariwisata Likupang

Bunga Hiasi Home Stay Desa Marinsow Likupang, Siap Sambut Kedatangan Sandiaga Uno

Warga mempercantik home stay miliknya dengan bunga yang ditanam di pekarangan.

Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Bunga aneka warna memenuhi pekarangan home stay milik Ferry Rantung di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (2/3/2021). 


Bunga aneka warna memenuhi pekarangan home stay milik Ferry Rantung di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (2/3/2021). (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

"Kemudian pada 2019 ada wacana jika disini mau didirikan home stay," ujar dia. 

Sempat mengira itu hoaks, ia terkejut ketika tahu tahu rumahnya didatangi bass pada pertengahan 2020. Akhir 2020, rumah itu dibangun. 

"Rumah lama dirobohkan, ganti rumah ini. Anggarannya semua dari pemerintah," kata dia. 

Adanya usaha baru tersebut membuatnya bergairah. Ia berencana berhenti jadi tukang untuk kelola home stay

Sang istri makin mematangkan kemampuan masaknya.

"Dia rencananya akan jadi tukang jual makanan. Mungkin bikin masakan babi yang disukai turis," kata dia.

Amelia Banea, warga lainnya mengaku home stay miliknya sudah siap tinggal. 

Di dalamnya sudah terpasang sofa dan meja. Kamar sudah terisi tempat tidur dan lemari. 

Sebuah televisi LCD dalam bungkusan tergeletak di lantai. Kamar mandi sudah ada showernya.

"Ini semua dibiayai pemerintah," ujar dia. 

Baca juga: Penerbangan Internasional Akan Segera Dibuka, Dispar Bali Siapkan Travel Corridor Bali-China

Baca juga: Sering Tertukar, Rupanya Boba, Pearl, dan Bubble Tea Berbeda Lho!

Sesuai anjuran pendamping pembangunan rumah itu, ditambahkannya hiasan kerang dan kelapa di atas meja

Bagian depan rumah diisinya dengan bunga.

"Itu saya yang biayai," beber dia. 

Home stay miliknya hanya bangunan satu tingkat dengan bentuk rumah adat minahasa. 

"Ini dulunya hanyalah lahan kosong yang terlupakan, lantas dibangun home stay. Rumah asli saya di belakang ini," ujar dia.

Ia menuturkan, total biaya pembangunan 105 juta. Khusus bangunan berjumlah 49 juta.

"Interiornya seharga 6 juta," katanya. 

Sebut dia, pembangunan rumah tersebut dikelola secara kelompok.

Hal itu untuk memudahkan kontrol pembangunan. 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved