Bitung

Umat Hindu Bitung Adakan Ritual Melasti Jelang Hari Raya Nyepi di Pantai Waleleng

Ritual Melasti dilengkapi berbagai sesajian sebagai simbol Trimurti, tiga dewa besar dalam Agama Hindu.

Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Pelaksanaan ritual Melasti yang diselenggarakan oleh Umat Hindu Kota Bitung di Pantai Waleleng Kelurahan Tanjung Merah Kecamatan Matuari Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (11/3/2021). 

Umat Hindu percayam air adalah sumber kehidupan atau di sebuat Tirta Amerta.

Dalam ritual Melasti dilengkapi dengan berbagai sesajian sebagi simbol Trimurti, tiga dewa adalam Agama Hindu.

Tiga Dewa tersebut yaitu Wisnu, Siwa, dan Brahma serta Jumpana singgahsana Dewa Brahma.

Dalam lontar Sundarigama dan Shanghyang Aji Swamandala disebutkan, Melasti merupakan proses meningkatkan Sraddha dan Bhakti pada para Dewata dan manifestasi Tuhan, yang bertujuan untuk menghilangkan mala atau penderitaan.

Dalam bahasa kitabnya, yang tertulis dengan bahasa Jawa Kuno menyebutkan, “Melasti ngarania ngiring prewatek dewata angayutaken laraning jagat, papa klesa, letuhing bhuwana”.

Baca juga: Girl Group Asal Korea Selatan Iz*One Dibubarkan Pada April 2021, Sempat Adakan Konser Perpisahan

Baca juga: SINOPSIS Ikatan Cinta Kamis 11 Maret 2021: Elsa Ingin Miliki Anting yang Disimpan Rafael

Ngiring prewatek dewata mempunyai arti upacara melasti hendaknya didahului dengan memuja Tuhan dengan segala manifestasinya dalam perjalanan melasti.

Tujuannya, agar dapat mengikuti tuntunan para dewa sebagai manifestasi Tuhan.

Dengan mengikuti tuntunan Tuhan, manusia akan mendapatkan kekuatan suci untuk mengelola kehidupan di dunia.(*)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Jelang Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Bitung Gelar Melasti.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved