Hari Raya Nyepi 1923 Saka

Peringati Hari Raya Nyepi, Bandara I Gusti Ngurah Rai Tutup Operasional Selama 24 Jam

Selama periode penutupan operasional sementara, Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak melayani penerbangan domestik maupun internasional.

Editor: Isvara Savitri
Dok. Bandara I Gusti Ngurah Rai
Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup saat Nyepi. 

TRIBUNMANADOTRAVEL, DENPASAR - Minggu (14/3/2021) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menutup operasional sementara.

Hal ini dilakukan tentu dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi 1923 Saka.

Puhak bandara akan menutup operasional selama 24 jam mulai Minggu (14/3/2021) pukul 06.00 Wita hingga Senin (15/3/2021) pukul 06.00 Wita.

Dalam rilis yang diterima Kompas.com, pemberhentian sementara operasional ini telah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

Selama periode pemberhentian operasional sementara, Banda I Gusti Ngurah Rai sama sekali tidak melayani penerbangan domestik dan internasional.

Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup saat Nyepi.
Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup saat Nyepi. (Dok. Bandara I Gusti Ngurah Rai)

“Dalam menghormati tradisi keagamaan Hari Suci Nyepi di Bali kami melakukan pemberhentian operasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali sementara, sehingga umat Hindu yang melaksanakan ibadah nyepi dapat lebih khusyuk,” kata General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali, Herry A.Y. Sikado.

Pemberhentian operasional sementara ini, tambah Herry, juga dilaksanakan berdasarkan Notice To Airment (NOTAM) yang diterbitkan Airnav Indonesia Nomor 0357/21 NOTAMN yang berisi tentang operasional bandara tutup karena Hari Nyepi.

Lebih lanjut, Herry menerangkan bahwa pihak maskapai penerbangan telah menyesuaikan jadwal masing-masing terkait penutupan operasional sementara bandara ini.

Baca juga: Ingin Berlibur Bersama Keluarga? Coba Kunjungi Pantai Losari di Bolmong

Baca juga: Pandemi Covid-19 Masih Berlangsung, Simak 7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Hotel

Selain itu, sejumlah personel juga tetap akan melakukan monitoring keamanan di area Bandara I Gusti Ngurah Rai. Termasuk terhadap pesawat yang sementara parkir.

“Selain itu perlu diketahui, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali saat Nyepi menghentikan operasional namun tetap disiagakan untuk penerbangan yang bersifat darurat dan evakuasi medis,” imbuh Herry.

Ada sekitar 43 penerbangan berangkat dan 41 penerbangan datang, dengan total 84 penerbangan, yang terdampak pemberhentian sementara ini.


Ilustrasi bandara. (Freepik.com)

“Untuk 3 rute penerbangan makapai terbanyak yang melakukan pemberhentian operasional sementara dalam mendukung Hari Nyepi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali yaitu Garuda Indonesia 23 penerbangan, Citilink 14 penerbangan dan 12 penerbangan Wings Air,” pungkasnya.

Penutupan operasioanl sementara Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Hari Raya Nyepi memang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Baca juga: BOCORAN Ikatan Cinta Minggu 14 Maret 2021: Nino Marah Hasil Tes DNA Reyna DIbuang

Baca juga: Young Lex Tak Mengelak Tudingan Jiplak Karya Lay EXO: Gue Nggak Terlibat Full Proses Produksi

Seluruh stakeholder aviasi sudah memahami kegiatan tersebut agar dapat dilaksanakan dengan baik untuk menghormati adat atau budaya lokal di Pulau Dewata.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bandara Ngurah Rai Bali Tutup Operasional Selama Nyepi".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved