All England 2021

Greysia Polii dan Kevin Sanjaya Minta BWF Tanggung Jawab Usai Dipaksa Mundur dari All England 2021

Para pemain bulutangkis Indonesia meminta BWF bertanggungjawab karena mereka dipaksa mundur dari turnamen All England 2021.

Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/Jeprima
Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat melawan wakil Denmark Maiken Fruergaard dan Sara Thygese pada Final indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020). Greysia Polii dan Apriyani Keluar sebagai Juara Indonesia Masters 2020 usai mengalahkan pasangan Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen tiga set dengan skor 18-21, 21-11, dan 23-21. 

TRIBUNMANADOTRAVEL, JAKARTA - Tim bulutangkis Indonesia dipaksa mundur dari turnamen All England 2021.

Hal ini dikarenakan saat terbang ke Inggris pada Sabtu (13/3/2021) ada salah satu orang yang positif mengidap virus corona (Covid-19) yang berada dalam satu penerbangan dengan bulutangkis Indonesia'>tim bulutangkis Indonesia.

Tentu para pemain bulutangkis Indonesia merasa kecewa karena tidak bisa mengikuti turnamen bergengsi ini.

Bahkan Marcus Fernaldi Gideon menceritakan kronologinya. Ia juga menilai keputusan ini tidak adil.

Rekannya, Kevin Sanjaya Sukamuljo juga memberikan pernyataan yang sama.

Tak seperinci Marcus, Kevin hanya meminta BWF bertanggung jawab penuh atas kejadian ini.

“@bwf.official must be responsible,” tulis Kevin dalam akun instagramnya dengan unggahan foto logo BWF.

Sementara itu, pebulutangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii terlihat pasrah dengan keputusan ini.

Akan tetapi, sama halnya dengan Marcus dan Kevin, ia meminta kepada BWF untuk bertanggung jawab atas permasalahan ini.

“Jadi memang situasi itu rada rancu. Kita itu dapat warning-nya dari government UK, sedangkan mereka yang positif kemarin itu under rules BWF.

Baca juga: Benarkah Pramugari Tahu Ada Penumpang yang Tidak Mematikan Ponselnya? Berikut Jawabannya

Baca juga: Sepasang Pria dan Wanita Mengaku Sedang Mengubur Kucing, Saat Dibongkar Berisi Janin 5 Bulan

BWF mungkin tidak bisa bantu banyak karena tim Indonesia itu diwarning langsung dari negara ini (Inggris) kita juga tidak bisa apa-apa.

Namanya juga aturan negara, tidak ada pilihan selain mematuhi aturan negara ini,” tulis Greysia dalam akun Instagram pribadinya.

“Tapi yang jadi kunci itu adalah @bwf.official harus tanggung jawab. Cari letak permasalahan dimana, kasih perlindungan untuk atletnya, cari solusi, kasih penjelasan. BWF harus adil dan jelas!!,” pungkasnya.

Penjelasan BWF 

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) memberikan pernyataan dalam akun Instagram resminya soal permasalahan ditariknya tim Indonesia dari All England 2021.

BWF menyatakan bahwa tim Indonesia tak bisa melanjutkan turnamen All England karena telah mendapatkan pesan dari National Health Service (NHS) Pemerintah Inggris untuk melakukan isolasi selama 10 hari.

Hal itu dikarenakan saat penerbangan ke Inggris pada Sabtu (13/3/2021), ada orang yang dinyatakan positif Covid-19 dalam pesawat yang sama dengan tim Indonesia.

“Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) dan Bulutangkis Inggris dapat mengonfirmasi bahwa sejumlah pemain dan anggota tim dari tim Indonesia telah dihubungi oleh layanan Tes dan Penelusuran National Health Service (NHS) Pemerintah Inggris dan diharuskan untuk mengisolasi diri dengan segera,” tulis BWF, Kamis (18/3/2021) waktu Indonesia.

Baca juga: Tertunda Lama, Academy Musem of Motion Pictures Akan Buka Pada September 2021

Baca juga: MUI Keluarkan Fatwa Terkait Vaksinasi Covid-19: Tidak Membatalkan Puasa

“Sesuai dengan persyaratan Pemerintah Inggris, seluruh tim akan mengisolasi diri selama 10 hari sejak tanggal penerbangan masuk setelah seseorang yang melakukan perjalanan dalam pesawat dinyatakan positif Covid-19,” terangnya.

Dengan begitu, BWF menyatakan seluruh pemain Indonesia tak bisa mengikuti All England, begitu juga dengan tiga wakil Indonesia yang sudah menjalani pertandingan dan meraih kemenangan pada babak pertama tak bisa melanjutkan.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved