Kuliner Nusantara

Kehausan di Siang Bolong Saat di Yogyakarta? Icip 5 Es Dawwet Legendaris Ini

Es dawet legendaris di Yogyakarta ini akan membantumu melepas dahaga di siang bolong yang terik.

Editor: Isvara Savitri
nstagram/foodstagramjogja
Salah satu es dawet legendaris dengan cita rasa yang istimewa yang bisa kamu coba ketika berkunjung ke Jogja. 

TRIBUNMANADOTRAVEL - Yogyakarta tak hanya memiliki destinasi wisata yang beragam dan menarik.

Kulinernya pun tak kalah menarik untuk dicoba karena rasanya yang lezat dan menggugah selera.

Salah satu jenis kuliner yang patut dicoba adalah es dawet.

Es dawet ini nikmat sekali jika diminum saat siang hari dengan cuaca terik.

Jika Anda sedang berkunjung ke Yogyakarta, tak ada salahnya mencoba kuliner ini.

TribunTravel telah merangkum lima kedai es dawet legendaris di Jogja dengan cita rasa yang istimewa yang cocok untuk pelepas dahaga di siang hari, di antaranya:

1. Es Dawet Mbah Hari, Pasar Beringharjo

Kalau kamu sedang berjalan-jalan ke Pasar Beringharjo, jangan lupa untuk mampir ke kedai es dawet Mbah Hari yang berada di pintu sayap utara pasar tersebut.

Es dawet ini ternyata sudah buka sejak tahun 1965 dan masih bertahan hingga saat ini.

Dawet Mbah Hari ini terkenal enak dan bisa melepaskan dahaga yang melanda.

Baca juga: Mulai 1 April 2021 GeNose C19 Bisa Menjadi Pilihan Syarat Terbang Penumpang Garuda Indonesia

Baca juga: Tempat Sarapan Pilihan di Malang,dari Bubur Ayam hingga Soto Daging

2. Es Dawet Pak Slamet

Es Dawet Pak Slamet atau dikenal pula dengan Dawet Sonosewu berada di sebelah timur PGRI, di Jalan Sonosewu, Yogyakarta.

Cendolnya berwarna putih dipadukan dengan santan yang juga berwarna putih, serta juruh gula jawa.

Harga dawet yang sudah ada sejak tahun 1983 ini lebih kurang Rp 1.500.

3. Es Dawet Ngudi Roso

Di kawasan Kalasan, Sleman, ada sebuah kedai dawet yang namanya sudah cukup dikenal yaitu es dawet Ngudi Roso.

Lokasinya berada di Jalan Yogya-Solo KM 14 Bogem, Kalasan, Sleman, dan disebut-sebut sebagai pionir kuliner dawet di daerah tersebut.

Kedai dawet ini sudah ada sejak tahun 1990.

Cendolnya terbuat dari sagu pohon aren, yang kemudian dipadukan dengan juruh gula jawa saat disajikan.

Baca juga: Wings Air Layani Penerbangan Manado-Kao Mulai 4 April 2021, Simak Jadwal dan Tarifnya

Baca juga: Dukung KEK Pariwisata Likupang, Rizya Ganda Daveg Minta Masyarakat Produksi Kerajinan Tangan

4. Es Dawet Pandawa Pak Bagong

Es Dawet Pandawa Pak Bagong juga berada di kawasan Bogem, Sleman, di Jalan Yogya-Solo km 15.

Kedai ini sudah beroperasi sejak tahun 1988.

Rasanya terkenal enak sehingga kedai Es Dawet Pandawa Pak Bagong tak pernah sepi pembeli.

5. Dawet Pak Bardi

Dawet Pak Bardi berada di pertigaan Sambiroto, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman.

Cendolnya dibuat dari tepung aren dengan tekstur yang tidak lembek dan tak menggunakan pewarna sehingga berwarna putih.

Baca juga: Irwansyah dan Zaskia Sungkar Dikaruniai Anak Pertama, Harus Operasi Caesar, Ini Alasannya

Baca juga: Ingin Berlibur ke Pulau Terkecil di Dunia? Ada Indonesia Juga, Lho!

Untuk penyajiannya, cendol akan dipadukan dengan santan dan juruh gula Jawa sehingga memunculkan rasa yang enak.

Kamu yang ingin tambahan sensasi rasa, bisa meminta tambahan tape ketan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul 5 Kedai Es Dawet Legendaris di Jogja, Cocok untuk Pelepas Dahaga saat Siang Hari.

Berita lainnya terkait Kuliner Nusantara.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved