Internasional

Tempat Unik Dunia, Ada yang Hilang dari Peta Soviet hingga Tempat Pembuangan Orang Sakit

Berikut beberapa destinasi wisata unik dan menarik di seluruh dunia yang bisa kamu kunjungi.

Editor: Isvara Savitri
Marco Usan / CC BY (https://creativecommons.org/licenses/by/3.0)
Pulau Poveglia, pernah menjadi tempat pembuangan orang sakit dan meninggal dunia ketika wabah 1500-an. Kini pulau tersebut tidak berpenghuni. 

TRIBUNMANADOTRAVEL - Beberapa negara memiliki destinasi wisata unik yang bisa dikunjungi.

Tak hanya bentuknya yang menarik, beberapa destinasi wisata memiliki kisah dibaliknya yang menarik.

Misalnya saja Zheleznogorsk yang berada di Rusia namun letaknya disembunyikan dari peta Soviet.

Ada juga resort mewah Varosha di Siprus yang kini ditinggalkan.

Dilansir dari TribunTravel, berikut 6 tempat unik di dunia beserta sejarah di baliknya.

1. Zheleznogorsk, Siberia - bekas kota Soviet yang tertutup

Zheleznogorsk adalah kota Soviet yang sebelumnya tertutup di Siberia.

Hingga 1992, ia tidak secara resmi diakui di peta mana pun.

Menurut buku Atlas of Improbable Places, Zheleznogorsk diciptakan sebagai pusat produksi plutonium Rusia dan bahkan para pekerja dan ilmuwan yang tinggal di sana memerlukan izin untuk masuk atau pergi.

Setelah jatuhnya Uni Soviet, kekayaan kota itu jatuh, tetapi pada 2000-an ia menerima kehidupan baru ketika terlibat dalam pengembangan sistem navigasi Glonass Rusia.

2. Fort No Man's Land, The Solent - benteng pantai yang sudah lama dijauhi

Fort No Man's Land adalah satu dari empat struktur besi dan granit yang berdiri seperti 'batu ternoda di perairan pasang surut Solent'.

Menurut Atlas of Improbable Places, Fort No Man's Land dibangun pada 1800-an untuk melindungi pelabuhan-pelabuhan angkatan laut Inggris dari ancaman invasi.

Namun begitu selesai dibangun, Fort No Man's Land justru dianggap sebagai 'kebodohan yang tidak relevan'.

Baca juga: Sambut Ramadan 1442 H, Dusun Semilir Gratiskan Tiket Masuk hingga Mei 2021, Simak Persyaratannya

Baca juga: Kuliner 24 Jam di Surabaya, Ada Soto Madura hingga Nasi Babat, Cocok untuk Sarapan dan Makan Siang

Benteng ini akhirnya dinonaktifkan pada 1950-an kemudian diubah menjadi hotel mewah pada 2008, lengkap dengan 'helipad, bar anggur, ruang biliar, kolam renang, dan kamar tamu, yang sebagian besar didekorasi dengan tema bahari.

3. San Juan Parangaricutiro, Meksiko - Ditinggalkan setelah letusan gunung berapi

San Juan Parangaricutiro ditinggalkan pada Februari 1943 ketika gunung berapi Paricutin, dua mil jauhnya, meletus dan mulai menyemburkan lava cair.

Atlas of Improbable Places mengatakan: "Itu butuh waktu setahun sebelum akhirnya mencapai kota, memungkinkan semua orang punya banyak waktu untuk berkemas dan pergi."

Selama delapan tahun berikutnya, lapisan tebal batu vulkanik 'menelan seluruh jalan rumah, bahkan mengalir tanpa pandang bulu di atas batu nisan di kuburan gereja'.

4. Wittenoom, Australia Barat - kota industri yang penuh asbes

Wittenoom di Australia Barat mulai dikenal ketika penemuan asbes biru menarik banyak orang pada 1920-an dan 1930-an.

Namun setelah laporan medis yang memberatkan tentang bahaya mineral, tambang ditutup pada 1966, dan kota itu ikut serta ditutup.

Baca juga: Sambut Ramadan 1442 H, Dusun Semilir Gratiskan Tiket Masuk hingga Mei 2021, Simak Persyaratannya

Baca juga: Kuliner 24 Jam di Surabaya, Ada Soto Madura hingga Nasi Babat, Cocok untuk Sarapan dan Makan Siang

Sekarang, 'bangunannya kosong dari orang-orang, tetapi mereka tetap penuh dengan asbes'.

Pada 2007, pemerintah Australia secara resmi memutus kota dengan mengeluarkannya dari peta resmi dan melepasnya dari saluran listrik dan komunikasi.

5. Varosha di Famagusta, Siprus - resor wisata yang ditinggalkan

Sering disebut sebagai 'Riviera Prancis Siprus', Varosha di Famagusta dikenal dengan 'pantai berpasir dan hotel mewah kelas atas'.

Menurut Atlas of Improbable Places, Argo Hotel menjadi tempat favorit orang-orang seperti Brigitte Bardot, Elizabeth Taylor dan Richard Burton.

Namun pada musim panas 1974, pasukan Turki menyerbu Siprus utara dan pengunjung melarikan diri.

"Selama lebih dari 40 tahun tentara Turki satu-satunya orang yang berada di sana," kata buku itu.

6. Pulau Poveglia, Venesia - bekas pulau karantina wabah

Lima mil dari pantai Venesia, Pulau Poveglia menjadi tempat di mana orang yang sakit dan meninggal dibuang selama Wabah di tahun 1500-an.

Setelah runtuhnya Republik Venesia pada 1797, Poveglia kehilangan perannya sebagai pulau karantina.

Pada 1922, tempat karantina tua itu diubah menjadi suaka untuk orang sakit mental tetapi ditutup pada 1968 dan pulau itu tetap tidak berpenghuni sejak saat itu.

Atlas of Improbable Places mengatakan ia memperoleh 'reputasi yang tidak disukai sebagai tempat paling berhantu di dunia'.

Baca juga: Berbagai Jenis Lumpia di Indonesia, Ada yang Berisi Bengkoang hingga Kepiting

Baca juga: Panduan Mengunjungi Museum Macan Jakarta Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

Namun, pada 2014, 'pemerintah Italia yang kekurangan uang menjual Poveglia seharga 400.ribu' pounsdterling.

Ada harapan suaka lama dapat dikonversi menjadi hotel mewah.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul 6 Destinasi Unik di Dunia, Zheleznogorsk Sempat Disembunyikan dari Peta Soviet.

Berita lainnya terkait Internasional.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved