Kuliner Nusantara

Kuliner Indonesia yang Dimasak Menggunakan Bumbu Hitam, Cocok untuk Menu Buka Puasa

8 kuliner Indonesia ini dibuat dengan unik, yaitu menggunakan bumbu hitam.

Editor: Isvara Savitri
Flick/Indra Suswanto
Slaah satu kuliner Jawa Timur, rawon yang dimasak menggunakan bumbu hitam. 

TRIBUNMANADOTRAVEL - Indonesia memiliki banyak masakan daerah yang khas dan unik.

Salah satu yang unik adalah sajian makanan yang dibuat menggunakan bumbu hitam.

Yang unik adalah bumbu hitam tersebut dihasilkan dari bahan yang tidak biasa.

Ada dari keluak, kecap, hingga makanan laut.

Hal ini lah yang membuat masakan Indonesia semakin kaya akan rasa.

Dirangkum dari TribunTravel, berikut ragam sajian masakan Indonesia yang pakai bumbu hitam.

1. Rawon


Ilustrasi rawon khas Jawa Timur yang dimasak pakai bumbu hitam. (Flickr/indra suswanto)

Rawon merupakan sajian olahan daging khas Jawa Timur yang terkenal dengan kuah gurih berbumbu hitam.

Warna hitam tersebut berasal dari bumbu aneka rempah yang dicampur dengan keluak.

Biasanya rawon kerap disajikan bersama tauge pendek, sambal, nasi dan kerupuk udang.

2. Gabus Pucung


Gabus pucung makanan khas Betawi yang dimasak pakai bumbu hitam (KOMPAS.COM/Anggita Muslimah)

Sesuai namanya, sajian kuliner khas Betawi ini bahan dasarnya menggunakan ikan gabus yang sudah digoreng.

Setelah itu, barulah ikan gabus diberi siraman kuah hitam yang terbuat dari aneka rempah dan keluak.

Gabus pucung termasuk kuliner khas Betawi yang mulai langka karena sudah mulai sulit ditemukan.

3. Semur Betawi

Masih dari Betawi, ada juga semur daging khas dengan bumbu hitamnya yang bercita rasa manis dan gurih.

Tidak menggunakan kluak, semur Betawi warna hitamnya diperoleh dari tambahan kecap manis.

Semur Betawi kerap disantap bersama nasi uduk dan disajikan sebagai hidangan khas lebaran.

Baca juga: Ingin Solo Traveling? Hindari 15 Kesalahan Ini Jika Anda Ingin Perjalanan Menyenangkan dan Aman

Baca juga: Ingin Berlibur ke Pantai Pandawa Bali? Cek Harga Tiket dan Keindahan Alamnya

4. Sop Konro


Sop konro khas Makassar (TribunKaltim/Muhammad Arfan)

Tidak hanya di Pulau Jawa, dari Sulawesi juga ada sop konro khas Makassar yang terkenal dengan kuah hitamnya.

Sama seperti lainnya, kuah hitam tersebut terbuat dari campuran bumbu berupa merica, pala, ketumbar, bawang merah, bawang putih, serai, jahe dan keluak.

Terbuat dari iga sapi, sop konro ini kerap disantap bersama buras atau lontong gurih khas Makassar.

5. Brongkos


Satu porsi brongkos khas Jawa Tengah (TribunTravel/Arimbi Haryas Prabawanti)

Kuliner berbumbu hitam selanjutnya ada brongkos khas Jawa Tengah yang juga dibumbui dengan keluak.

Selain keluak ciri khas brongkos terletak pada penambahan santan jadi kuahnya sedikit pekat dan kental.

Untuk isiannya, biasanya brongkos terdiri dari daging sapi, kacang tolo, kacang merah, dan tahu.

Beberapa di anataranya bahkan kerap ada yang menambahkan isian seperti irisan tempe, kulit melinjo, hingga kikil.

6. Pindang Tetel

Tak ketinggalan dengan kuliner sebelumnya, di Pekalongan juga ada pindang tetel.

Ciri khas pindang tetel terletak pada kuah hitamnya yang juga terbuat dari keluak dan mirip seperti rawon.

Terdiri dari isian berupa tetelan daging iga sapi, pindang tetel kerap disantap dengan krupuk usek yang digoreng pakai pasir.

Baca juga: Spot Foto Menarik di Jakarta untuk Ngabuburit, Gratis Lho!

Baca juga: Wisata ke Masjid Paling Unik di Dunia, Indonesia Salah Satunya

7. Oseng Cumi Hitam

Oseng cumi hitam kerap tersaji sebagai hidangan rumahan yang menggugah selera.

Sesuai namanya, cumi ini dimasak sekaligus dengan kantong tintanya sehingga bisa menghasilkan warna hitam.

Tidak hanya menambah warna unik, tinta cumi juga punya cita rasa super gurih jadi sangat khas dan nikmat.

Baca juga: Lima Rekomendasi Kuliner Malam di Yogyakarta, Ada Gudeg hingga Angkringan

Baca juga: Keunikan Sate Susu, Kuliner Bali yang Ada hanya Saat Ramadan hingga Terbuat dari Puting Sapi

8. Tahu petis


Tahu Petis khas Semarang yang disajikan dengan tambahan cabai rawit. (Tribun Jateng/Maulana Ramadhan)

Tahu petis merupakan jajanan tahu goreng khas Semarang yang disantap dengan petis.

Petis adalah sejenis saus kental berwarna hitam dan terbuat dari olahan ikan atau udang yang dimasak hingga airnya habis.

Biasanya bumbu petis ini dioleskan atau disisipkan di tengah-tengah tahu agar rasanya semakin mantap.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Ada Rawong hingga Brongkos, Ragam Kuliner Indonesia ini Dimasak dengan Bumbu Hitam.

Berita lainnya terkait Kuliner Nusantara.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved