Internasional

Mengenang Sejarah Chernobyl dari Langit Menggunakan Ukraine International Airlines

Permintaan akan penerbangan wisata meningkat seiring adanya pandemi Covid-19.

Editor: Isvara Savitri
Instagram @ketykaterina
Chernobyl, Pripyat, Ukraina. 

TRIBUNMANADOTRAVEL - Penerbangan wisata bukan lagi hal baru bagi beberapa maskapai dunia.

Dilansir dari Simple Flying, Selasa (27/4/2021) Qantas misalnya yang mengoperasikan penerbangan wisata ke Antartika.

Fasilitas ini sudah ada bertahun-tahun.

Maskapai All Nippon Airways juga menerbangkan Airbus 380-nya di sekitar Gunung Fuji.

Kini, Ukraine International Airlines melayani penerbangan wisata di atas Chernobyl.


Maskapai Ukraine International Airlines (UIA) mengoperasikan penerbangan wisata di atas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl. (Flickr/ ERIC SALARD)

Pandemi virus corona (Covid-19) membuat popularitas penerbangan wisata semakin meningkat.

Mengunjungi Chernobyl dengan pesawat

Zona eksklusi Chernobyl telah menjadi tujuan wisata populer sejak bencana nuklir terjadi di situs tersebut.

Namun, tidak semua pengunjung datang dengan berjalan kaki.

Belum lama ini, UIA mengoperasikan penerbangan wisata selama 1 jam 23 menit di atas pembangkit listrik yang sudah tidak aktif tersebut.

Baca juga: 5 Kuliner Lezat Ini Merupakan Langganan Presiden Jokowi, Salah Satunya Ayam Goreng Mbah Karto

Baca juga: Minut Sulawesi Utara Siap Jadi Tuan Rumah, Siapkan Home Stay Bagi Peserta dari Amerika dan Belanda

Penumpang berangkat dari Bandara Internasional Kyiv Boryspil pada pukul 08.20 pagi waktu setempat.

Pesawat tidak terbang langsung di atas pembangkit listrik, melainkan terbang bolak-balik beberapa kali dari lokasi dengan ketinggian di bawah 5.000 kaki.

Tujuannya agar penumpang di kedua sisi pesawat dapat melihat dengan baik tempat bersejarah itu.

Tiba kembali di Kyiv, penerbangan melewati kota pada ketinggian 2.850 kaki sebelum mendarat kembali di Bandara Internasional Boryspil pada pukul 09.44 waktu setempat.

Namun, ini bukanlah akhir dari pengalaman para penumpang.


Salah satu kondisi di kawasan Chernobyl yang ditinggalkan akibat bencana ledakan nuklir. (Flickr/ Porco Rosso)

Setelah tiba kembali di Kyiv, penumpang dapat mengikuti tur UIA Boeing 777, diikuti dengan sesi tanya jawab dengan pilot.

Apa yang terjadi pada 1986?

Pada tanggal 26 April 1986, simulasi pemadaman listrik sedang dilakukan pada Reaktor nomor 4.

Setelah pengujian, mereka yang mengoperasikan reaktor berusaha untuk mematikannya.

Namun, serangkaian kejadian yang tidak menguntungkan menyebabkan reaksi berantai nuklir yang tidak terkendali.

Baca juga: Menikmati Taman Bunga Pelangi di Tomohon Sulawesi Utara, Destinasi Wisata di Kaki Gunung Lokon

Baca juga: Cegah Masyarakat untuk Mudik, Pelni Tutup Sementara Pembelian Tiket Secara Online

Reaksi tersebut menyebabkan dua ledakan, merusak reaktor nuklir dan bangunan di sekitarnya.

Akibat ledakan itu, bahan radioaktif dilepaskan ke atmosfer.

Area tersebut saat ini masih menjadi zona eksklusi, mengingat radiasi dari sisa ledakan masih tinggi.


Ilustrasi Chernobyl. (Unsplash/Yves Alarie)

Radiasi dari bencana itu terlihat sampai sejauh Skandinavia, meskipun Belarusia, Ukraina, dan Rusia terkena dampak paling parah.

Penumpang pada penerbangan wisata UIA kemungkinan besar telah melihat lokasi bencana dari udara.

Baca juga: Masa Berlaku Tes Bebas Covid-19 Penumpang Kereta Api Berubah, Simak Ketentuannya

Baca juga: Ingin Staycation di Jepara? Berikut Rekomendasi Hotel Murah, Harga Mulai Rp 100 Ribuan

Namun, kondisi saat ini terlihat jauh berbeda dari kehancuran pasca ledakan 35 tahun yang lalu.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Unik, Maskapai Ini Operasikan Penerbangan Wisata ke Area Chernobyl.

Berita lainnya terkait Internasional.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved