Internasional

7 Fakta Unik Taj Mahal, Dibangun Atas Nama Cinta hingga Menjadi Target di Masa Perang

Taj Mahal merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia yang menjadi destinasi wisata favorit turis mancanegara.

Editor: Isvara Savitri
Pixabay/yosratawakol
Taj Mahal, India. 

Beberapa di antaranya diambil dari kitab suci Alquran.

Abd-al Haqq adalah kaligrafer yang menggarap dan mengawasi proyek Taj Mahal.

Kaligrafer itu lantas menulis pesan saat menandatangani karyanya dengan pesan unik dan rendah hati, yaitu "Written by the insignificant being, Amanat Khan Shirazi".

Arti dari pesan tersebut adalah "ditulis oleh makhluk yang tidak penting, Amanat Khan Shirazi".

4. India mati-matian menyembunyikan Taj Mahal

Mengingat status Taj Mahal sebagai monumen global dan juga ikon India yang mendunia, bangunan ini menjadi target besar di masa perang.

Sepanjang Perang Dunia II, pemerintah telah menemukan cara-cara kreatif untuk melindungi landmark tersebut.

Arsitek menambahkan scaffolding untuk menyembunyikan Taj Mahal dari serangan udara.

Sehingga ketika seorang pembom udara terbang di atas kepala, mereka akan melihat ilusi bambu, bukan sebuah istana Taj Mahal.

Baca juga: 5 Kuliner Lezat Ini Merupakan Langganan Presiden Jokowi, Salah Satunya Ayam Goreng Mbah Karto

Baca juga: Minut Sulawesi Utara Siap Jadi Tuan Rumah, Siapkan Home Stay Bagi Peserta dari Amerika dan Belanda

5. Mobil dan bus tidak diperkenankan masuk ke kawasan Taj Mahal

Taj Mahal melarang adanya kendaraan bermotor yang masuk ke dalam kawasan bangunannya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan marmer putih yang berkilau.

Semua kendaran harus berada minimal 500 meter dari kawasan bangunan Taj Mahal.

6. Shah Jahan dilarang mengunjungi Taj Mahal

Di tahun-tahun terakhir menjalang kematiannya, Shah Jahan sakit keras.

Selama masa ini, putra-putranya, Dara Shikoh dan Aurangzeb berjuang untuk kekuasaan atas takhta.

Shah Jahan memihak Dara Shikoh, tetapi sayangnya Aurangzeb yang mengambil alih kekaisaran.

Tak hanya itu, Aurangzeb juga membunuh Dara dan memenjarakan sang ayah, Shah Jahan.

Pada tahun-tahun terakhir hidupnya, Shah Jahan hanya dapat melihat Taj Mahal-nya dari tempat di mana ia dipenjarakan.

Baca juga: Menikmati Taman Bunga Pelangi di Tomohon Sulawesi Utara, Destinasi Wisata di Kaki Gunung Lokon

Baca juga: Cegah Masyarakat untuk Mudik, Pelni Tutup Sementara Pembelian Tiket Secara Online

7. Dibangun dengan perencanaan yang matang

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved